semakin merapat kepada Allah SWT, kepada orang tua, kepada para kyai, kepada para ustad/ustadzah, kepada para alim ulama (guru, dosen, sensei, senpai, suhu), dll.
merapat untuk mengaji, bukan untuk me-mata-mata-i dan mempersekusi.
rukun agawe santoso cengkrah agawe bubrah. tetap sehat dan tetap semangat. jaga hati jaga diri dan jaga kondisi.