klik sayangi bumi maka akan disayang langitan

Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu’anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ ارْحَمُوا أَهْلَ الأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِى السَّمَاءِ

(HR. Abu Dawud, dinyatakan sahih oleh al-Albani)

*

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

surat (30) ar rum ayat 41

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ اَيْدِى النَّاسِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ (٤١)

surat (5) al maa'idah ayat 32

مِنْ اَجْلِ ذٰلِكَ ۛ كَتَبْنَا عَلٰى بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ اَنَّهٗ مَنْ قَتَلَ نَفْسًاۢ بِغَيْرِ نَفْسٍ اَوْ فَسَادٍ فِى الْاَرْضِ فَكَاَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيْعًاۗ وَمَنْ اَحْيَاهَا فَكَاَنَّمَآ اَحْيَا النَّاسَ جَمِيْعًا ۗوَلَقَدْ جَاۤءَتْهُمْ رُسُلُنَا بِالْبَيِّنٰتِ ثُمَّ اِنَّ كَثِيْرًا مِّنْهُمْ بَعْدَ ذٰلِكَ فِى الْاَرْضِ لَمُسْرِفُوْنَ (٣٢)

surat 4 An Nisa' ayat 114

لَّا خَيْرَ فِى كَثِيرٍ مِّنْ نَّجْوٰىهُمْ إِلَّا مَنْ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوْ مَعْرُوفٍ أَوْ إِصْلٰحٍۢ بَيْنَ النَّاسِ  ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذٰلِكَ ابْتِغَآءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ فَسَوْفَ نُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا

surat 3 Āli 'Imrān ayat 104

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

*

klik nasehat

klik emak

*

Jumat, 26 Oktober 2018

istiwa aini sundial


Lihat postingan ini di Instagram
Istiwaaini merupakan instrumen karya dari Drs. KH. Slamet Hambali, M.SI seorang ahli ilmu falak dan dosen dari Universitas Islam Negeri Walisonggo di Semarang, Jawa Tengah. Beliau membuat instrumen ini sebagai alat bantu untuk pengakurasian arah kiblat yang akurat. Istiwaaini ini didesain dengan menyederhanakan teodolit yang merupakan alat untuk pengakurasian kiblat yang selama ini dianggap paling akurat. Theodolite sebagai alat ukur kiblat optik dinilai harganya terlalu mahal dan menyulitkan masyarakat dalam penggunaannya, maka beliau menbuat alat non optik yang diberi nama Istiwaaini, instrumen karya beliau ini dapat menjadi solusi bagi masyarakat dalam menentukan arah kiblat dengan mudah dan biaya yang murah. Istiwaaini juga dapat digunakan dalam penentuan titik koordinat lintang dan bujur. Adapun komponen-komponen istiwaain adalah 2 tongkat istiwa, bidang dial, alas dial, tripod dan benang. Sistem kerja Istiwa’ain sama dengan Theodolite, yaitu dengan membidik matahari melalui tongkat istiwak yang berada di titik 0 derajat, kemudian ditarik benang dari tongkat istiwak di titik pusat ke arah bilangan, angka, derajat, dan menit sesuai selisih antara azimuth kiblat dan azimuth matahari. Sumber : OIF UMSU obsessionnews .com Wawancara KH Slamet Hambali oleh @allif_maghfiroh08 Gambar : Dokumentasi Pribadi Ikuti akun @ilmufalak.id untuk dapatkan pengetahuan dan informasi seputar Ilmu Falak. #ilmufalak #astronomy #astronomyfact #astronomi #islam #fiqh #info #indonesia #media
Sebuah kiriman dibagikan oleh Ilmu Falak Indonesia (@ilmufalak.id) pada