klik sayangi bumi maka akan disayang langitan

Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu’anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ ارْحَمُوا أَهْلَ الأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِى السَّمَاءِ

(HR. Abu Dawud, dinyatakan sahih oleh al-Albani)

*

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

surat (30) ar rum ayat 41

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ اَيْدِى النَّاسِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ (٤١)

surat (5) al maa'idah ayat 32

مِنْ اَجْلِ ذٰلِكَ ۛ كَتَبْنَا عَلٰى بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ اَنَّهٗ مَنْ قَتَلَ نَفْسًاۢ بِغَيْرِ نَفْسٍ اَوْ فَسَادٍ فِى الْاَرْضِ فَكَاَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيْعًاۗ وَمَنْ اَحْيَاهَا فَكَاَنَّمَآ اَحْيَا النَّاسَ جَمِيْعًا ۗوَلَقَدْ جَاۤءَتْهُمْ رُسُلُنَا بِالْبَيِّنٰتِ ثُمَّ اِنَّ كَثِيْرًا مِّنْهُمْ بَعْدَ ذٰلِكَ فِى الْاَرْضِ لَمُسْرِفُوْنَ (٣٢)

surat 4 An Nisa' ayat 114

لَّا خَيْرَ فِى كَثِيرٍ مِّنْ نَّجْوٰىهُمْ إِلَّا مَنْ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوْ مَعْرُوفٍ أَوْ إِصْلٰحٍۢ بَيْنَ النَّاسِ  ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذٰلِكَ ابْتِغَآءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ فَسَوْفَ نُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا

surat 3 Āli 'Imrān ayat 104

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

*

klik nasehat

klik emak

*

Sabtu, 21 April 2018

beberapa pahlawan perempuan indonesia

1. Cut Nyak Dhien (Aceh)

 ini adalah seorang pahlwan yang lahir pada tahun 1848 di daerah Lampadang, Aceh. Cut Nyak Dhien adalah seorang yang memang berasal dari keturunan bangsawan dan memang keturunan langsung dari Sultan Aceh, yaitu dari Teuku Nanta Seutia seorang Uleebalang VI Mukim. Pada tahun 1862 Cut Nyak Dhien menikah dengan Teuku Cek Ibrahim Lamnga dan memiliki satu anak Laki – laki.



2. Cut Nyak Mutiara (Aceh)

Cuk Nyak Mutiara adalah seorang Pahlawan wanita nasional yang lahir pada tahun 1870 di Keureuteo. Cut Nyak Mutiara ini adalah pahlawan di daerah Aceh. Cut Nyak Mutiara ini adalah seorang pahlawan yang memiliki semangat yang tinggi dalam memperjuangkan kemerdekaan dengan mengusir penjajah di wilayah Aceh.

3. Raden Ajeng Kartini (Jepara)

Raden Ajeng Kartini adalah Pahlawan Wanita yang lahir pada 21 April tahun 1879 di Jepara. Raden Ajeng Kartini adalah pahlwan wanita yang memiliki semangat yang tinggi dalam memperjuangkan kemerdekaan di daerah Jepara ini. dalam hal ini untuk mengenang jasa – jasa yang telah Raden Ajeng Kartini berikan kepada masyarakat Indonesia sampai Indonesia menang maka tanggal lahir nya di jadikan sebagai Hari kartini.

4. Raden Dewi Sartika (Jawa Barat)

Raden Dwi Sartika merupakan salah satu yang merintis pendidikan untuk wanita Indonesia. Raden Dwi Sartika adalah seorang yang lahir di Bandung pada tanggal 4 Desember 1884. Pahlwan ini berasal dari keturunan Somanegara dan Raden Ayu Permas.

 5. Martha Christina Tiahahu (Maluku)

Martha Christina Tiahahu adalah seorang pahlawan wanita yang lahir pada 4 Januari tahun 1800 di Maluku. Patimura saat melawan Belanda pada tahun 1817, Christina turut ikut serta dalam peperangan tersebut. Sehingga dalam hal ini semangat juang yang ada dalam perjuangan ini sangat terlihat sekali.

 6. Maris Walanda Maramis (Minahasa) 

Maria Walanda adalah pahlawan wanita yang berasal dari daerah Minahasa. Pahlawan wanita ini lahir pada 1 Desember 1872, di Kema, Sulawesi Utara. Karena pada saat itu banyak sekali anak – anak Minahasa yang di larang untuk mengenyam pendidikan, maka dari itu pendidikan untuk ana –anak di daerah situ hanya sampai SD saja. Sejak kecil Maris Walanda Maramis sudah di asuh oleh pamannya karena ayah dan ibunya telah meninggal.

Hal ini lah yang membuat Maris Walanda Maramis bersemangat untuk menggerak kan wanita dan berjuang untuk wanita – wanita yang ada di Indonesia.

 7. Nyai Hj. Siti Walidah Ahmad Dahlan (Yogyakarta)

Pahlawan wanita Indonesia ini lahir pada tahun 1872 di yogyakarta, yang merupakan keturunan dari kyai Haji Fadhil. Siti Walidah atau dapat disebut juga dengan Nyai Hj. Siti Walidah Ahmad Dahlan ini sejak kecil telah memperoleh sebuah pendidikan umum namun untuk pendidikan agamanya ia peroleh dari orangtuanya.

Nyai Hj. Siti Walidah Ahmad Dahlan ini menikah dengan Haji Ahmad Dahlan  dan telah diberikan 6 orang anak. Kyai Ahmad Dahlan ini adalah seorang pemuka agama yang sangat bagus dan sering mendapatkan kecaman atau pun tolakan dari pembaharuan yang telah ia lakukan tersebut.

 8. Nyi Ageng Serang (Yogyakarta)

Nama lengkap dari pahlwan Nasional Wanita ini adalah Raden Ageng Kustiah Retno Edi adalah seorang yang lahir pada tahun 1752 di Serang. Dan pahlawan ini memang sudah sangat terkenal dan canggih dalam mengatur strategi perang. Nyi Ageng Serang ini juga adalah seorang pahlwan wanita yang menjadi panglima perang juga.

 9. Hj. Ramgkayo Rasuna Said (Jakarta)

Hj. Ramgkayo Rasuna Said adalah seorang yang semangat dalam memperjuangkan hak asasi yang sama dengan Laki–laki. Hj. Ramgkayo Rasuna Said sejak kecil memang telah memilih pendidikannya di pesantren dan juga memiliki sebuah ketertarikan dalam memperjuangkan politik yang ada di Indonesia ini. dan kemudiaan Hj. Ramgkayo Rasuna Said ini juga bergabung dengan Sarekat Rakyat dan menjadi sekretarisnya dan juga menjadi anggota Persatuan Muslim Indonesia.

 10. Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto (Jawa Tengah)

Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto adalah lahir pada 23 Agustus 1923 di desa Jaten, Surakarta, Jawa Tengah. Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto atau dapat juga orang mengenal dengan Tien Soeharto ini adalah istri dari presiden Republik Indonesia yang kedua yaitu Jenderal Purnawan Soeharto. Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto ini sering berpindah –pindah tempat mengikuti kedua oramg tuanya tersebut.

 11. Hj. Fatmawati Soekarno (Bengkulu)

Hj. Fatmawati Soekarno adalah seorang Pahlawan Wanita yang lahir pada 5 Februari 1923 di Bengkulu. Hj. Fatmawati Soekarno adalah asli dari orang pribumi, yang terlahir dari pasangannya yaitu Pasangan Hassan Din dan Siti Chadijah dan perlu di ketahui bahwa ayah dari Hj. Fatmawati Soekarno adalah salah satu tokoh Muhamadiyah yang ada di wilayah Bengkulu.

 12. Opu Daeng Risaju (Sulawesi Selatan)

Opu Daeng Risaju adalah seorang pahlawan wanita Indonesia yang lahir pada tahun 1880 di Palopo Pulau Sulawesi. Sejak kecil Opu Daeng Risaju tidak pernah mengenyam pendidikan sehingga Opu Daeng Risaju tidak mengerti tentang huruf latin namun Opu Daeng Risaju sangat menherti tentang agama dan bagaimana cara membaca alqur’an dengan benar. Opu Daeng Risaju sangat paham tentang agama Islam.

 13. Malahayati (Aceh)

Malahayati adalah pahlawan wanita yang memiliki nama asli yaitu Keumalahayati. Keumalahayat adalah pejuang wanita yang berasal dari Kesultanan Aceh. Ayah dari Keumalahayat adalah Laksamana Mahmud Syah.

 14. Siti Manggopoh 

Siti Manggopoh adalah seorang pahlawan wanita Indonesia yang berasal dari Sumatera Barat, Agam. Siti Manggopoh juga melawan kebijakan ekonomi belanda melalui pajak yang disebut juga dengan perang Belasting pada tahun 1908.

 15. Yeni Rosa Damayanti

Yeni Rosa Damayanti adalah seorang yang sangat terkenal pada tahun 90 an. Yeni Rosa Damayanti merupakan seorang aktivis serta pejuang demokrasi dan juga reformasi Indonesia. pada saat itu dia adalah gadis canti yang berani menentang dan mengkritik pemerintahan Soeharto.

 16. Utami Roesli (Jawa Tengah)

Ini adalah seorang pahlawan nasional Indonesia adalah seorang yang lahir 17 September 1945, di Semarang, Jawa Tengah.  Utami Roesli ini adalah seorang dokter Indonesia. Utami Roesli ini adalah seorang yang memang memperjuangkan hak – haknya dalam memperjuangkan ASI bayi. Karena tidak sepantasnya bayi di beri susu Formula. 

 17. Hajjah Rasuna Said (Sumatera Barat)

Rasuna Said ini adalah seorang yang lahir pada 14 September 1910 di Maninjau,Agam, Jawa Barat. dan Rasuna Said itu telah meninggal di Jakarta. Pada tanggal 2 November 1965 pada umur 55 tahun. Rasuna Said merupakan salah satu pejuang wanita yang ada di Indonesia.

Seperti Kartini, Rasuna Said ini adalah seorang yang telah memperjuangkan adanya persamaan hak antara pria dan juga wanita. Rasuna Said ini di makamkan di TMP Kalibata Jakarta. Sehingga dalam hal ini Rasuna Said adalah seorang pahlawan wanita yang memilki jasa untuk kemerdekaan Indonesia.


Tidak ada komentar: