klik sayangi bumi maka akan disayang langitan

Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu’anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ ارْحَمُوا أَهْلَ الأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِى السَّمَاءِ

(HR. Abu Dawud, dinyatakan sahih oleh al-Albani)

*

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

surat (30) ar rum ayat 41

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ اَيْدِى النَّاسِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ (٤١)

surat (5) al maa'idah ayat 32

مِنْ اَجْلِ ذٰلِكَ ۛ كَتَبْنَا عَلٰى بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ اَنَّهٗ مَنْ قَتَلَ نَفْسًاۢ بِغَيْرِ نَفْسٍ اَوْ فَسَادٍ فِى الْاَرْضِ فَكَاَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيْعًاۗ وَمَنْ اَحْيَاهَا فَكَاَنَّمَآ اَحْيَا النَّاسَ جَمِيْعًا ۗوَلَقَدْ جَاۤءَتْهُمْ رُسُلُنَا بِالْبَيِّنٰتِ ثُمَّ اِنَّ كَثِيْرًا مِّنْهُمْ بَعْدَ ذٰلِكَ فِى الْاَرْضِ لَمُسْرِفُوْنَ (٣٢)

surat 4 An Nisa' ayat 114

لَّا خَيْرَ فِى كَثِيرٍ مِّنْ نَّجْوٰىهُمْ إِلَّا مَنْ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوْ مَعْرُوفٍ أَوْ إِصْلٰحٍۢ بَيْنَ النَّاسِ  ۚ وَمَنْ يَفْعَلْ ذٰلِكَ ابْتِغَآءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ فَسَوْفَ نُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا

surat 3 Āli 'Imrān ayat 104

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

*

klik nasehat

klik emak

*

Selasa, 23 Desember 2025

Kisah Buya Hamka dan Fatwa Haram Perayaan Natal Bersama

December 12, 2024

klik narasumber 

Gambar tersebut menampilkan dokumen resmi Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dikeluarkan pada tanggal 7 Maret 1981, yang berisi fatwa mengenai perayaan Natal bersama bagi umat Islam. Dokumen ini ditandatangani oleh K.H. M. Syukri Ghozali sebagai Ketua dan Drs. H. Mas'udi sebagai Sekretaris. 
Berikut adalah poin-poin penting dari fatwa tersebut: 

1. Perayaan Natal di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari soal-soal yang berkaitan dengan keyakinan tertentu, meskipun tujuannya menghormati Nabi Isa AS.

2. Mengikuti upacara Natal bersama bagi umat Islam hukumnya haram.

3. Umat Islam dianjurkan untuk tidak mengikuti kegiatan-kegiatan Natal agar terhindar dari hal yang syubhat dan larangan Allah SWT.

4. Perayaan Natal di Indonesia meskipun tujuannya merayakan dan menghormati Nabi Isa AS, akan tetapi Natal itu tidak dapat dipisahkan dari soal-soal yang diterangkan di atas. 

5. Mengikuti upacara Natal bersama bagi umat Islam hukumnya haram.

6. Agar umat Islam tidak terjerumus kepada syubhat dan larangan Allah SWT dianjurkan untuk tidak mengikuti kegiatan-kegiatan Natal. 

Ditetapkan Jakarta, 1 Jumadil Awal 1401 H, 7 Maret 1981 M. 

KOMISI FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA

Ketua: K.H. M. Syukri Ghozali

Sekretaris: Drs. H. Mas'udi.

*

Dalam sejarah dinamik keutamatan bangsa Indonesia, tahun 1981 menjadi momen berat bagi ulama besar Muhammadiyah, Allahuyarham Prof. Dr. KH. Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka). Sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), 

Hamka membuat keputusan penting: 

meletakkan jabatan demi mempertahankan prinsipnya terkait Fatwa Perayaan Natal Bersama. Keputusan ini menjadi salah satu babak penting dalam perjalanan toleransi beragama di Indonesia.

*




Awal Mula Polemik Fatwa

Pada 1 Jumadil Awal 1401 H atau 7 Maret 1981, Komisi Fatwa MUI mengeluarkan fatwa yang menyatakan haram bagi umat Islam untuk mengikuti Perayaan Natal Bersama. Fatwa ini muncul akibat kritik terhadap praktik ‘Parade Doa’ lintas agama yang dimulai sejak 1968. Pada tahun itu, Hari Raya Idulfitri dan Natal berdekatan, yang memicu penggabungan perayaan oleh beberapa instansi pemerintah.

Dalam praktik ‘Parade Doa’, seperti dicatat Umar Hasyim, terjadi paradoks teologis saat ayat Al-Qur’an dibacakan bersama dengan ayat Injil. Hal ini memunculkan kekhawatiran akan terjadinya sinkretisme agama. Jan S. Aritonang dalam Sejarah Perjumpaan Kristen dan Islam di Indonesia (2004) mencatat bahwa perayaan serupa terus berlanjut hingga MUI berdiri pada 1975.

Kritik dan Fatwa Haram

Kritik terhadap perayaan lintas agama ini semakin tajam ketika televisi menayangkan pejabat muslim ikut menyalakan lilin dan menyanyikan lagu Natal. Menurut panduan Dinas Pembinaan Mental TNI-AD (1980), kegiatan seperti itu dianggap ibadah oleh umat Kristen. Untuk membentengi akidah, Komisi Fatwa MUI mengeluarkan fatwa yang melarang umat Islam mengikuti kegiatan Natal yang bersifat ritual.

Namun, fatwa ini tidak melarang umat Islam untuk menghadiri perayaan Natal sebagai bentuk penghormatan, selama tidak terlibat dalam ritual keagamaan seperti misa atau kebaktian. Hal ini ditegaskan dalam klarifikasi yang dikeluarkan MUI pada 30 April 1981, ditandatangani oleh Hamka dan H. Burhani Tjokrohandoko.

Hamka dan Tanggung Jawab Besar

Fatwa ini memicu reaksi keras dari Menteri Agama, Letjen TNI (Purn) H. Alamsjah Ratu Prawiranegara, yang merasa kebijakan pemerintah tentang kerukunan umat beragama diabaikan. Dalam pertemuan di Departemen Agama pada 23 April 1981, Hamka mengambil tanggung jawab penuh atas polemik ini dengan meletakkan jabatannya sebagai Ketua Umum MUI pada 19 Mei 1981.

“Tidak logis apabila Menteri Agama yang berhenti. Sayalah yang bertanggung jawab atas beredarnya fatwa tersebut. Jadi, sayalah yang mesti berhenti,” ungkap Hamka, sebagaimana dicatat dalam Seri I Buya Hamka oleh Pusat Data dan Analisa Tempo (2019).

Fatwa Ditarik, Prinsip Tetap Dijaga

Meski fatwa tersebut ditarik, Hamka menegaskan keabsahan isinya tetap sah. Dalam Panji Masyarakat edisi 20 Mei 1981, ia mengaku berat mencabut fatwa tersebut, namun ia juga memikirkan kerukunan antarumat beragama di Indonesia. “Gemetar tangan saya waktu harus mencabutnya,” katanya.

Pengucapan Selamat Natal

Terkait pengucapan selamat Natal, anak Hamka, Irfan Hamka, membantah bahwa ayahnya melarang hal itu. Dalam wawancara dengan Republika (23 Desember 2014), Irfan menyebut Hamka pernah mengucapkan selamat Natal kepada tetangganya yang beragama Kristen saat tinggal di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Hal ini menunjukkan bahwa Hamka menghormati hubungan sosial lintas agama.

Refleksi dan Nilai yang Diajarkan

Kisah Hamka menunjukkan keseimbangan antara menjaga prinsip akidah dan membangun toleransi. Fatwa tersebut tidak dimaksudkan untuk merusak hubungan antarumat beragama, melainkan untuk menjaga kemurnian keyakinan masing-masing. Di sisi lain, sikap Hamka yang tetap menghormati tetangga Kristiani mencerminkan semangat Islam yang rahmatan lil alamin.

Polemik ini juga menjadi pengingat bahwa toleransi sejati terletak pada penghormatan terhadap keyakinan orang lain tanpa mencampuradukkan ajaran agama. Warisan Hamka dalam menjaga prinsip dan membangun harmoni tetap relevan hingga kini.


xxx

Rabu, 17 Desember 2025

5 KEBUTUHAN PENTING YANG HARUS DIJAGA OLEH KAUM MUSLIMIN

surat 2 Al Baqarah ayat 18

أعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

صُمٌّ بُكْمٌ عُمْيٌ فَهُمْ لَا يَرْجِعُونَ

Mereka tuli, bisu dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar),

Minggu, 19 Oktober 2025

Jumat, 08 Agustus 2025

one piece

pertempuran hati


surat 33 Al Ahzab ayat 71

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.

*

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

surat 61 As Shaff ayat 2

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ

Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?

surat 61 As Shaff ayat

كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ

Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.

Sabtu, 24 Mei 2025

Intimidasi terhadap penulis opini di detikdotcom

Penulis Opini Detikcom Mengaku Diintimidasi Setelah Menerbitkan Artikel Jenderal 

klik tempo 

Menurut redaksi detikcom tulisan opini dihapus atas rekomendasi Dewan Pers lalu dikoreksi atas permintaan penulis.

24 Mei 2025 | 06.17 WIB

Rabu, 30 April 2025

DANANTARA

Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara)


*

surat 33 Al Ahzab ayat 71

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.

*

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

surat 61 As Shaff ayat 2

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ

Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?

surat 61 As Shaff ayat

كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ

Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.

*

Kamis, 20 Maret 2025

Undang Undang TNI

klik download uu tni 

10 hari terakhir di bulan Ramadhan 1446H/2025M, 

berdoa yang terbaik, agar 🇲🇨 Indonesia🇲🇨 nggak semakin absurd.

mohon doa terbaik dari para kyai, dari para ustad dan ustadzah, dari para alim ulama muslim untuk kebaikan diri sendiri, lingkungan sekitar, dan doa terbaik untuk negeri ini.

*

surat 33 Al Ahzab ayat 71

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.

*

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

surat 61 As Shaff ayat 2

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ

Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?

surat 61 As Shaff ayat

كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ

Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.

*

Bagi yang berdemo jangan lupa sholat tarawih nya juga👍

klik Netral - Pertempuran Hati

klik Hijaz - Pandangan Mata

klik jadwal Healing 

klik Tentang Kewajiban Pelaksanaan Sholat 

klik Opening Radio Suara Muslim Surabaya 

klik HATI2 DENGAN INFORMASI 

klik ustad nurhadi - tvri stasiun jawa timur 

Minggu, 20 Oktober 2024

menasehati pemimpin

surat 33 Al Ahzab ayat 71

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.

*

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

surat 61 As Shaff ayat 2

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ

Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?

surat 61 As Shaff ayat

كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ

Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.

*

doa

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

surat 20 Taha ayat 25

قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي

Berkata Musa: \"Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku,

surat 20 Taha ayat 26

وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي

dan mudahkanlah untukku urusanku,

surat 20 Taha ayat 27

وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي

dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku,

surat 20 Taha ayat 28

يَفْقَهُوا قَوْلِي

supaya mereka mengerti perkataanku,

Jumat, 13 September 2024

Kelas Menengah Indonesia, Tulang Punggung Ekonomi Terjun ke Titik Kritis

Yanuar Nugroho

Kamis, 12 September 2024 | 09:49 WIB

klik Aspiring Indonesia—Expanding the Middle Class in Sept 2019 

klik opini jawapos 

klik seki

klik https://www.instagram.com/reel/C5im5PvppFx

klik https://www.instagram.com/reel/C7ij8c0tvi1

klik https://youtu.be/o6ZXHP-UE3k

klik https://youtu.be/82D0JXX0fxQ

klik https://youtu.be/Thbw_B5khUI

kelas menengah Indonesia merupakan tulang punggung ekonomi nasional. Mereka memiliki kemampuan daya beli yang cukup dan menjadi target utama sektor industri barang-jasa. Namun, di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dampak Covid-19 yang masih terasa, posisi kelas menengah kini kian rapuh. Rentan turun kelas.

Jumat, 02 Agustus 2024

gaslighting

surat 33 Al Ahzab ayat 71

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.

*

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

surat 61 As Shaff ayat 2

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ

Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?

surat 61 As Shaff ayat

كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ

Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.

*

Hati-hati Gaslighting di Dunia Kerja, Ini Cara Mencegahnya


Pernahkah Anda mendengar tentang gaslighting di dunia kerja atau di lingkungan sekitar? 

Gaslighting secara sederhana dapat dikatakan sebagai tindakan memanipulasi orang lain untuk tujuan mencari keuntungan sendiri.

Sabtu, 29 Juni 2024

tentang kematian

surat 33 Al Ahzab ayat 71

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.

*

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

surat 61 As Shaff ayat 2

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ

Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?

surat 61 As Shaff ayat

كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ

Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.

*

hitam ku ...

*

hitam ku ...

(dosa dan amal sholeh itu membekas, dan bekas2 itu tercatat dalam kitab yang nanti diperlihatkan pada yaumil hisab)

surat 36 Yaasiin ayat 12

إِنَّا نَحْنُ نُحْيِي الْمَوْتَىٰ وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا وَآثَارَهُمْ ۚ وَكُلَّ شَيْءٍ أَحْصَيْنَاهُ فِي إِمَامٍ مُبِينٍ

Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh).

*

surat 17.Al Isra ayat 7

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

إِنْ أَحْسَنْتُمْ أَحْسَنْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ ۖ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا ۚ ...

Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, ...

surat 99 Az Zalzalah ayat 6 s/d 8

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

surat 99 Az Zalzalah ayat 6

يَوْمَئِذٍ يَصْدُرُ النَّاسُ أَشْتَاتًا لِيُرَوْا أَعْمَالَهُمْ

Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka,

surat 99 Az Zalzalah ayat 7

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ

Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.

surat 99 Az Zalzalah ayat 8

وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ

Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.

*

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda tentang muflis (orang2 yang merugi).

أَتَدْرُونَ مَنِ الْمُفْلِسُ قَالُوا الْمُفْلِسُ فِينَا مَنْ لَا دِرْهَمَ لَهُ وَلَا مَتَاعَ فَقَالَ إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِي مَنْ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلَاةٍ وَصِيَامٍ وَزَكَاةٍ وَيَأْتِي قَدْ شَتَمَ هَذَا وَقَذَفَ هَذَا وَأَكَلَ مَالَ هَذَا وَسَفَكَ دَمَ هَذَا وَضَرَبَ هَذَا فَيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ وَهَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ فَإِنْ فَنِيَتْ حَسَنَاتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْضَى مَا عَلَيْهِ أُخِذَ مِنْ خَطَايَاهُمْ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ ثُمَّ طُرِحَ فِي النَّارِ

“Apakah kalian tahu siapa muflis (orang yang pailit) itu?” Para sahabat menjawab,”Muflis (orang yang pailit) itu adalah yang tidak mempunyai dirham maupun harta benda.” 

Tetapi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata : “Muflis (orang yang pailit) dari umatku ialah, orang yang datang pada hari Kiamat membawa (pahala) shalat, puasa dan zakat, namun (ketika di dunia) dia telah mencaci dan (salah) menuduh orang lain, makan harta, menumpahkan darah dan memukul orang lain (tanpa hak). 

Maka orang-orang itu akan diberi pahala dari kebaikan-kebaikannya. Jika telah habis kebaikan-kebaikannya, maka dosa-dosa mereka akan ditimpakan kepadanya, kemudian dia akan dilemparkan ke dalam neraka”

HR Muslim no. 2581, at Tirmizi no. 2418 dan Ahmad (2/303, 334, 371), dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu

surat 33 Al Ahzāb ayat 58

tentang menyakiti orang muslim.

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوا فَقَدِ احْتَمَلُوا بُهْتَانًا وَإِثْمًا مُبِينًا

Orang-orang yang menyakiti mukminin dan mukminat, tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, sungguh, mereka telah menanggung kebohongan dan dosa yang nyata.

*

Surat 17 Al Israa' ayat 9 s/d ayat 15

tentang konsep big data/cloud computing buatan langitan, yang bisa digantung di leher seperti flashdisk/smartphone (surat 17 al isra ayat 13,14 dan 15).

dari flashdisk yang tersimpan di dalam dada manusia tersebut (yang bisa digantung di leher seperti flashdisk/smartphone), manusia akan dihisab.

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

surat 17 Al-Isrā ayat 13

وَكُلَّ إِنْسَانٍ أَلْزَمْنَاهُ طَائِرَهُ فِي عُنُقِهِ ۖ وَنُخْرِجُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كِتَابًا يَلْقَاهُ مَنْشُورًا

Dan tiap-tiap manusia itu telah Kami tetapkan amal perbuatannya (sebagaimana tetapnya kalung) pada lehernya. Dan Kami keluarkan baginya pada hari kiamat sebuah kitab yang dijumpainya terbuka.

surat 17.Al-Isrā ayat 14

اقْرَأْ كِتَابَكَ كَفَىٰ بِنَفْسِكَ الْيَوْمَ عَلَيْكَ حَسِيبًا

\"Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab terhadapmu\".

surat 17 Al-Isrā ayat 15

مَنِ اهْتَدَىٰ فَإِنَّمَا يَهْتَدِي لِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا ۚ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ ۗ وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّىٰ نَبْعَثَ رَسُولًا

Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barangsiapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus seorang rasul.

*


klik bonus


*

doa

surat 7.Al-A'rāf ayat 23

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Keduanya berkata: \"Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.

surat 2 Al Baqarah Ayat 250

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

وَلَمَّا بَرَزُوْا لِجَـالُوْتَ وَجُنُوْدِهٖ قَا لُوْا رَبَّنَاۤ اَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَّثَبِّتْ اَقْدَا مَنَا وَا نْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْکٰفِرِيْنَ 

"Dan ketika mereka maju melawan Jalut dan tentaranya, mereka berdoa, "Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami, kukuhkanlah langkah kami dan tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir."

surat 7 Al A'raf Ayat 126

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

وَمَا تَـنْقِمُ مِنَّاۤ اِلَّاۤ اَنْ اٰمَنَّا بِاٰ يٰتِ رَبِّنَا لَمَّا جَآءَتْنَا ۗ رَبَّنَاۤ اَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَّتَوَفَّنَا مُسْلِمِيْنَ

"dan engkau tidak melakukan balas dendam kepada kami, melainkan karena kami beriman kepada ayat-ayat Tuhan kami ketika ayat-ayat itu datang kepada kami." (Mereka berdoa), "Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan matikanlah kami dalam keadaan muslim (berserah diri kepada-Mu)."

surat 2 Al Baqarah Ayat 201

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

وَمِنْهُمْ مَّنْ يَّقُوْلُ رَبَّنَاۤ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰ خِرَةِ حَسَنَةً وَّ قِنَا عَذَا بَ النَّا رِ

"Dan di antara mereka ada yang berdoa, "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."

banyak2 istighfar untuk mendapatkan Sibghah (ampunan/pembersihan/pencucian) nya اللَّهِ ...

surat 2 Al Baqarah ayat 138

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

صِبْغَةَ اللَّهِ ۖ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ صِبْغَةً ۖ وَنَحْنُ لَهُ عَابِدُونَ

(Peliharalah) sibgah Allah.39) Siapa yang lebih baik sibgahnya daripada Allah? Dan hanya kepada-Nya kami menyembah.

*

Rabu, 29 Mei 2024

Ismail Husni

semakin merapat kepada Allah SWT, kepada orang tua, kepada para kyai, kepada para ustad/ustadzah, kepada para alim ulama (guru, dosen, sensei, senpai, suhu), dll.

merapat untuk mengaji, bukan untuk me-mata-mata-i dan mempersekusi.

Minggu, 05 Mei 2024

Global : A Web of Surveillance – Unravelling a murky network of spyware exports to Indonesia

semakin merapat kepada Allah SWT, kepada orang tua, kepada para kyai, kepada para ustad/ustadzah, kepada para alim ulama (guru, dosen, sensei, senpai, suhu), dll.

merapat untuk mengaji, bukan untuk me-mata-mata-i dan mempersekusi.

Sabtu, 04 Mei 2024

selamat hari buruh 01 mei 2024

surat 7 al a'raf ayat 172

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنۢ بَنِىٓ ءَادَمَ مِن ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ ۖ قَالُوا۟ بَلَىٰ ۛ شَهِدْنَآ ۛ أَن تَقُولُوا۟ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَٰذَا غَٰفِلِينَ

Artinya :

Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". 

(Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)",

Kamis, 25 April 2024

plutokrasi

surat 33 Al Ahzab ayat 71

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.

*

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

surat 61 As Shaff ayat 2

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ

Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?

surat 61 As Shaff ayat

كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ

Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.

*

Pemenang Pemilu 2024 Adalah Plutokrasi

penulis : TAUFIQUROCHIM, Pengacara Publik YLBHI-LBH Surabaya

editor : Dhimas Ginanjar

Rabu, 24 April 2024 | 11:21 WIB

klik opini jawa pos  

HABIS Gelap Terbitlah Terang, begitulah surat fenomenal RA Kartini dituliskan. Berbagai manuver tengah mewarnai panggung demokrasi yang memberikan kesan bahwa pemilihan umum (pemilu) tahun ini adalah masa-masa paling gelap. Terhadap sangkaan itu, Mahkamah Konstitusi (MK) dipercaya untuk membuka realitas praktik politik secara terang benderang. Antara harapan atau keprihatinan ada di pembacaan putusan pada 22 April 2024.

Selasa, 09 April 2024

Thomas Jefferson’s Quran

surat 33 Al Ahzab ayat 71

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.

*

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

surat 61 As Shaff ayat 2

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ

Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?

surat 61 As Shaff ayat

كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ

Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.

*

PBS




Blair Network Communications 


UNC Perform Arts